Nusantara

Warga Tionghoa Kecewa, Perayaan Imlek di Aceh Tanpa Barongsai, Cegah Penggiringan Politik Pemilu

image
Arsip. Ratusan warga menonton atraksi barongsai saat perayaan Imlek di depan Vihara Buddha Sakyamuni Banda Aceh, Provinsi NAD, Minggu (22/1/2023). (Antara Aceh/FB Anggoro)

ORBITINDONESIA.COM - Warga Tionghoa patut kecewa. Klub Golden Dragon Aceh tidak menampilkan atraksi barongsai saat perayaan Imlek 2575 kongzili di Banda Aceh, untuk menghindari penggiringan politik jelang pemungutan suara Pemilu 2024.

"Dengan kondisi berdekatan pemilu, kita (klub Barongsai) mengambil kesimpulan tidak tampil, guna mengantisipasi agar jangan sampai terjadi penggiringan opini politik dalam kegiatan tersebut," kata Pelatih Golden Dragon, Harianto Lie atau Koh Acong di Banda Aceh, Jumat, 9 Februari 2024.

Pada setiap perayaan Imlek di Banda Aceh, penampilan Barongsai biasanya selalu ditunggu warga Tionghoa di sana. Bahkan, juga menjadi hiburan bagi masyarakat muslim di Banda Aceh.

Baca Juga: Objek Wisata Ancol Target 300 Ribu Pengunjung Selama Libur Imlek dan Isra Mikraj

Acong menjelaskan, keputusannya itu memang membuat warga etnis Tionghoa kecewa lantaran atraksi Barongsai binaan Yayasan Hakka tersebut sebagai kemeriahan imlek di Banda Aceh. 

Namun, menurut dia, langkah yang diambil ini tepat agar tidak ada oknum yang memanfaatkan momentum Imlek untuk kepentingan politik, sehingga netralitas di masa hari tenang jelang pemilu 2024 tetap terjaga. 

"Perayaan imlek di Banda Aceh selama ini meriah karena ada barongsai. Tanpa ada barongsai seperti kurang meriah. Cuma, masyarakat harus mengerti dan paham dengan kondisi sekarang," ujarnya.

Baca Juga: Warga Tionghoa di Kabupaten Belitung Sembahyang Leluhur Jelang Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili

Meskipun tak ada penampilan Barongsai, umat Budha di Banda Aceh tetap dapat menikmati perayaan Imlek 2575 kongzili bertepatan shio Naga Kayu dengan beribadah di vihara ataupun merayakannya bersama keluarga di rumah masing-masing.

"Perayaan Imlek nanti vihara tetap dibuka untuk beribadah, tetapi di sana tidak mengadakan acara/kegiatan cuma ibadah saja. Gereja juga tetap bisa melaksanakan perayaan Imlek sesuai dengan koridor masing-masing,"  demikian Acong.

Sebagai informasi, perayaan Imlek 2575 kongzili tahun 2024 ini bertepatan dengan shio Naga Kayu. Dalam astrologi Cina, naga kayu melambangkan kekuatan, keluhuran, kehormatan, keberuntungan, dan kesuksesan.***

 

Sumber: Antara

Berita Terkait