Pemanfaatan AI: Masa Depan Pendidikan Indonesia

ORBITINDONESIA.COM – "AI itu tidak bisa menggantikan manusia. Tapi manusia yang tidak pakai AI akan kalah sama manusia yang pakai AI," ujar Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, menyoroti pentingnya kecerdasan buatan dalam era modern di hadapan mahasiswa Binus University.

Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) semakin penting dalam kehidupan sehari-hari. Banyak negara maju telah mengintegrasikan teknologi ini dalam pendidikan dan industri. Di Indonesia, wacana adopsi AI dalam pendidikan baru saja dimulai, dengan rencana memasukkan kurikulum AI ke sekolah-sekolah.

Perkembangan AI di Indonesia menunjukkan potensi besar, terutama dengan banyaknya anak muda berbakat dalam bidang teknologi dan inovasi. Data menunjukkan bahwa partisipasi Indonesia dalam kompetisi robotik internasional semakin meningkat. Pemerintah menyadari pentingnya menyiapkan generasi muda agar tidak tertinggal dalam persaingan global.

Gibran Rakabuming Raka menawarkan pandangan optimis tentang masa depan pendidikan Indonesia. Namun, tantangan seperti infrastruktur, pelatihan guru, dan aksesibilitas teknologi harus diatasi. Pemanfaatan AI harus diarahkan pada inovasi yang bermanfaat dan bukan sekadar tren semata.

Dengan mempersiapkan kurikulum AI di sekolah, Indonesia berupaya membekali generasi muda dengan keterampilan masa depan. Pertanyaannya, apakah kita siap menghadapi tantangan dan perubahan yang dibawa teknologi ini? Pendidikan adalah kunci, dan AI bisa menjadi alat pendukung yang kuat jika dimanfaatkan dengan bijak.