Sejarah dan Masa Depan AI: Dari Yunani Kuno ke Era Modern

ORBITINDONESIA.COM – Kecerdasan buatan, sebuah konsep yang kini menjadi pusat inovasi, sesungguhnya telah dirintis sejak era Yunani Kuno.

Kecerdasan buatan (AI) telah mengalami perjalanan panjang sejak masa lalu. Awalnya hanya sebuah ide dalam imajinasi para filsuf, kini AI adalah bagian integral dari kehidupan kita. Bagaimana perjalanan ini berlangsung dan apa tantangan yang dihadapi?

Sejak diperkenalkannya 'Tes Turing' oleh Alan Turing pada tahun 1950, AI mulai dipelajari secara ilmiah. Tahun 1956 menjadi titik penting ketika istilah 'Artificial Intelligence' resmi digunakan. Namun, AI tidak selalu berada di puncak; ada masa kejayaan dan musim dingin yang menghantam pertumbuhannya.

Kemajuan AI dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar. Para pemimpin industri teknologi melihat AI sebagai kunci untuk masa depan yang lebih efektif dan efisien. Namun, ada juga kekhawatiran tentang etika dan dampak sosial dari penerapan AI yang semakin luas.

Perjalanan AI dari masa lalu hingga sekarang menunjukkan potensi dan tantangan yang menantinya. Seiring dengan kemajuan, penting untuk mempertimbangkan dampak sosial dan etis dari teknologi ini. Akankah AI menjadi solusi bagi tantangan global, atau menambah kompleksitas baru yang harus kita hadapi?

(Orbit dari berbagai sumber, 22 Agustus 2025)