Polusi Udara dan Risiko Demensia: Temuan Baru yang Mengkhawatirkan

Polusi Udara dan Risiko Demensia: Temuan Baru yang Mengkhawatirkan

Polusi Udara dan Risiko Demensia: Temuan Baru yang Mengkhawatirkan

Nasional

ORBITINDONESIA.COM – Penemuan mengejutkan dari Johns Hopkins Medicine mengungkap bahwa polusi udara dapat memicu pembentukan protein berbahaya di otak, mirip dengan yang ditemukan pada Demensia Lewy Body.

Demensia Lewy Body adalah penyakit neurodegeneratif yang ditandai oleh penumpukan protein alfa-sinuklein abnormal di otak. Studi terbaru mengaitkan paparan polusi udara dengan peningkatan risiko penyakit ini.

Penelitian selama satu dekade menunjukkan bahwa paparan PM 2.5 meningkatkan risiko demensia parkinson sebesar 17% dan DLB sebesar 12%. Studi pada tikus mengungkapkan bahwa polusi memicu pembentukan protein beracun yang serupa dengan temuan pada otak penderita DLB.

Temuan ini menyoroti pentingnya pemahaman lebih dalam tentang dampak lingkungan terhadap kesehatan otak. Perlu langkah preventif dari pemerintah untuk mengurangi paparan polusi udara demi kesehatan publik yang lebih baik.

Menghadapi ancaman polusi udara, penting bagi kita untuk merenungkan bagaimana tindakan kolektif dapat mencegah dampak buruk bagi generasi mendatang. Bisakah kita mengubah kebijakan lingkungan menjadi lebih baik?

(Orbit dari berbagai sumber, 8 September 2025)