Chromebook di Samarinda: Peluang dan Tantangan Pendidikan Digital

Chromebook di Samarinda: Peluang dan Tantangan Pendidikan Digital

Chromebook di Samarinda: Peluang dan Tantangan Pendidikan Digital

Nasional

ORBITINDONESIA.COM – SDN 002 Samarinda masih memanfaatkan 15 unit Chromebook bantuan untuk pembelajaran meski jumlahnya belum memadai.

Sejak 2022, SDN 002 Samarinda menerima 15 unit Chromebook dari Kemendikbudristek. Perangkat ini digunakan untuk asesmen dan olimpiade sains. Namun, dengan lebih dari 540 murid, jumlah tersebut jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan.

Distribusi Chromebook adalah bagian dari kebijakan pendidikan digital yang digagas Nadiem Makarim. Program ini berupaya meningkatkan akses teknologi dalam pendidikan. Namun, tantangan seperti jumlah perangkat yang terbatas dan kebijakan penggunaannya di sekolah menunjukkan masih banyak yang perlu diperbaiki.

Meskipun terbatas, keberadaan Chromebook telah memberikan manfaat signifikan bagi siswa. Tetapi, untuk mencapai pemerataan pembelajaran berbasis IT, pemerintah perlu menambah jumlah perangkat. Selain itu, kebijakan yang lebih fleksibel dalam penggunaan di luar sekolah bisa dipertimbangkan.

Pendidikan digital adalah masa depan. Namun, untuk mewujudkannya, perlu ada sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat. Apakah kita siap menghadapi transformasi ini dengan langkah yang lebih berani dan inklusif?