Penurunan Kematian Penyakit Kronis: Kemajuan Global dan Tantangannya
ORBITINDONESIA.COM – Penelitian terbaru menunjukkan bahwa peluang meninggal akibat penyakit kronis menurun di sebagian besar negara antara 2010 dan 2019. Namun, apakah kita sudah benar-benar berada di jalur yang tepat untuk mencapai target global?
Penyakit tidak menular seperti penyakit jantung, kanker, dan diabetes merupakan penyebab kematian utama di seluruh dunia. PBB menargetkan penurunan sepertiga kematian akibat penyakit ini pada tahun 2030. Meski ada kemajuan, banyak negara mengalami penurunan laju kematian yang melambat dibandingkan dekade sebelumnya.
Penelitian di The Lancet menemukan bahwa dari 2010 hingga 2019, kemungkinan meninggal akibat penyakit tidak menular sebelum usia 80 tahun menurun di 152 negara untuk wanita dan 147 negara untuk pria. Meskipun begitu, setengah dari negara-negara tersebut mengalami penurunan yang lebih lambat. Jepang dan Singapura mencatat risiko terendah, sementara Afghanistan dan Eswatini mencatat yang tertinggi.
Majid Ezzati dari Imperial College London mencatat bahwa meski ada perhatian politik, penurunan kematian tidak secepat sebelumnya. Veronica Le Nevez menyoroti bahwa perbaikan disebabkan oleh perawatan kesehatan yang lebih baik, penggunaan statin, dan vaksin untuk mengurangi risiko penyakit serius.
Meski ada kemajuan, tantangan tetap ada. Apakah kebijakan kesehatan saat ini cukup untuk mencapai target global? Kita harus terus berupaya memastikan bahwa penurunan ini berkelanjutan dan merata di semua negara.
(Orbit dari berbagai sumber, 12 September 2025)