Serangan Israel ke Qatar: Eskalasi Baru di Timur Tengah

Serangan Israel ke Qatar: Eskalasi Baru di Timur Tengah

Serangan Israel ke Qatar: Eskalasi Baru di Timur Tengah

Nasional

ORBITINDONESIA.COM – Dewan Keamanan PBB mengecam serangan Israel ke Doha, Qatar, menuntut deeskalasi segera di kawasan yang sudah tegang.

Konflik Timur Tengah kembali memanas setelah Israel melancarkan serangan ke ibu kota Qatar, Doha. Dalih penargetan pemimpin Hamas menjadi alasan serangan tersebut, namun korban tewas termasuk warga sipil dan pasukan keamanan Qatar.

Serangan ini memicu reaksi keras dari komunitas internasional, termasuk dari Dewan Keamanan PBB yang menyerukan deeskalasi. Dalam pernyataan yang disetujui 15 anggota, termasuk AS, meski tidak menyebut Israel secara eksplisit, mereka menuntut pembebasan sandera oleh Hamas dan mengakhiri penderitaan di Gaza.

Perdana Menteri Qatar, Jassim Al Thani, menyebut serangan ini sabotase terhadap negosiasi damai yang sedang diupayakan. Sementara itu, Rosemary DiCarlo dari PBB menyatakan keprihatinannya terhadap eskalasi ini, menyoroti dampaknya pada stabilitas regional.

Serangan Israel ke Qatar menambah babak baru dalam ketegangan di Timur Tengah. Dengan lebih dari 62.000 warga Palestina tewas dan jutaan menjadi pengungsi, pertanyaan besar yang kini mengemuka adalah: bagaimana jalan menuju perdamaian tanpa pengorbanan lebih lanjut?

(Orbit dari berbagai sumber, 13 September 2025)