Pemungutan Suara PBB Dukung Solusi Dua Negara untuk Israel-Palestina

ORBITINDONESIA.COM – Dalam pemungutan suara yang bersejarah, Majelis Umum PBB secara mayoritas mendukung solusi dua negara untuk konflik Israel-Palestina, mengundang reaksi keras dari Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

Konflik antara Israel dan Palestina telah berlangsung hampir 80 tahun, dan upaya untuk mencapai solusi dua negara terus mendapatkan dukungan internasional. Namun, penolakan keras dari pihak Israel, terutama dari Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, menjadi penghalang utama dalam mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan di wilayah tersebut.

Resolusi yang disahkan oleh PBB ini didukung oleh 142 negara dengan 10 menolak dan 12 abstain. Deklarasi ini mengutuk serangan dari Hamas dan Israel, menyoroti krisis kemanusiaan yang parah di Gaza. Selain itu, deklarasi ini mendesak pengakuan negara Palestina sebagai langkah penting menuju solusi dua negara.

Banyak negara melihat deklarasi ini sebagai langkah positif menuju perdamaian, meskipun Israel dan sekutunya menyebutnya sebagai tindakan sepihak yang memperkuat Hamas. Negara-negara seperti Amerika Serikat menilai langkah ini sebagai gangguan terhadap upaya diplomatik serius.

Dengan suara mayoritas yang mendukung, masa depan solusi dua negara kini berada di persimpangan jalan. Akankah komunitas internasional mampu menekan pihak-pihak yang bertikai untuk menerima jalan damai? Atau akankah konflik terus berlanjut tanpa ada resolusi yang memadai?

(Orbit dari berbagai sumber, 14 September 2025)