Proses Amandemen Konstitusi AS: Menuju Krisis Demokrasi?

ORBITINDONESIA.COM – Dalam buku 'We the People', sejarawan Harvard mengkhawatirkan proses amandemen konstitusi AS yang lambat dapat memicu krisis nasional.

Proses amandemen konstitusi Amerika Serikat dikenal sangat lambat dan sulit. Ini menimbulkan kekhawatiran tentang kemampuan negara untuk beradaptasi dengan perubahan zaman. Sejarawan Harvard menyoroti bahwa keterlambatan ini bisa mengakibatkan krisis demokrasi.

Sejak didirikan, konstitusi AS hanya diamandemen 27 kali. Dengan lebih dari 11.000 usulan amandemen, ini menunjukkan betapa sulitnya proses tersebut. Sejarawan ini menilai bahwa hambatan ini mengancam pembaruan kebijakan yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan modern.

Ada pandangan bahwa konstitusi yang kaku adalah jaminan kestabilan. Namun, jika terlalu statis, bisa membuat negara tertinggal. Sejarawan ini menganggap perlunya reformasi untuk mempercepat proses amandemen tanpa mengorbankan integritas konstitusi.

Refleksi mendalam diperlukan untuk menyeimbangkan antara stabilitas dan reformasi konstitusi. Pertanyaan yang muncul adalah, bagaimana Amerika Serikat bisa mengadaptasi konstitusinya agar tetap relevan dan responsif? (Orbit dari berbagai sumber, 15 September 2025)