Penemuan Fosil Pachycephalosaur Tertua di Mongolia
ORBITINDONESIA.COM – Fosil pachycephalosaur terlengkap dan tertua ditemukan di Mongolia, menawarkan wawasan baru tentang evolusi dinosaurus ini.
Pachycephalosaur, dinosaurus dengan tengkorak berbentuk kubah, telah lama menjadi teka-teki bagi para ilmuwan. Sebelumnya, temuan fosil mereka terbatas pada tengkorak, membuat pemahaman tentang anatomi lengkap dan perilaku mereka terbatas.
Penemuan di Mongolia ini, dengan spesimen yang lebih lengkap dari sebelumnya, memungkinkan peneliti mempelajari anatomi pachycephalosaur lebih mendalam. Fosil ini milik Zavacephale rinpoche, spesies baru yang hidup sekitar 108 hingga 115 juta tahun yang lalu. Spesimen ini memberikan gambaran tentang bagaimana pachycephalosaur berevolusi, termasuk keberadaan kubah pada tengkorak mereka sejak dini.
Michael Pittman, paleobiolog, menyatakan penemuan ini penting karena menunjukkan bahwa pachycephalosaur memiliki kubah kepala sejak awal sejarah evolusi mereka. Ini mengisyaratkan bahwa fitur ini mungkin memiliki fungsi penting, entah untuk perlindungan, pertarungan, atau daya tarik seksual.
Penemuan Zavacephale rinpoche membuka jendela baru dalam memahami evolusi pachycephalosaur. Dengan informasi baru ini, para ilmuwan dapat menyusun kembali sejarah kehidupan dinosaurus ini. Namun, misteri tentang fungsi sebenarnya dari kubah tersebut masih belum terpecahkan, mengundang peneliti lebih lanjut untuk menggali lebih dalam.
(Orbit dari berbagai sumber, 19 September 2025)