Tren Keuangan Pribadi 2025: Menavigasi Inflasi dan Pendapatan

ORBITINDONESIA.COM – Inflasi dan ketidakpastian pasar kerja mendorong perubahan besar dalam cara orang Amerika mengelola keuangan mereka. Statistik menunjukkan bahwa biaya hidup meningkat lebih cepat daripada kenaikan gaji, menuntut penyesuaian strategi keuangan.

Dengan Consumer Price Index naik 2.7% dan gaji hanya meningkat 3.6%, kesenjangan antara pendapatan dan kebutuhan semakin melebar. Ini memaksa banyak orang untuk mengubah cara mereka membelanjakan dan menabung.

'Revenge saving' dan tantangan 'no-buy' menjadi tren baru dalam menghadapi stres ekonomi. Data menunjukkan bahwa 55% orang dewasa AS tidak dapat menutupi biaya hidup selama tiga bulan, menekankan pentingnya dana darurat.

Pergeseran investasi juga terlihat, dengan Gen Z memimpin dalam aset digital dan lebih banyak orang mempertimbangkan faktor ESG. Dalam lingkungan suku bunga tinggi, strategi manajemen hutang seperti debt snowballing menjadi lebih menarik.

Dengan optimisme yang meningkat, meski ekonomi tetap tidak menentu, langkah kecil seperti meninjau tabungan dan diversifikasi pendapatan bisa menjadi kunci stabilitas. Apakah kita siap menghadapi ketidakpastian dengan strategi keuangan yang lebih kuat?

(Orbit dari berbagai sumber, 22 September 2025)