Kamala Harris dan 107 Hari: Perjalanan Menuju Kekalahan

ORBITINDONESIA.COM – Kamala Harris mengungkapkan perjalanan politiknya yang penuh lika-liku dalam 107 hari menuju kekalahan pemilu dalam memoarnya.

Memoar terbaru Kamala Harris, '107 Days,' mengungkapkan pandangannya tentang kegagalan kampanye yang menyisakan banyak pertanyaan. Dia menyebut kurangnya waktu dan campur tangan staf Joe Biden sebagai faktor utama yang menghalangi tantangannya terhadap Donald Trump.

Harris menyoroti tiga momen kunci yang membentuk perjalanan politiknya. Pertama, panggilan telepon Biden sebelum debat yang membuatnya terguncang. Kedua, keinginannya untuk memilih Pete Buttigieg sebagai pasangan, yang dianggap terlalu berisiko bagi pemilih. Terakhir, kesalahan dalam acara 'The View' yang dimanfaatkan oleh Trump untuk menyerangnya.

Harris merasa terganggu oleh panggilan Biden menjelang debat yang dianggapnya lebih menekankan pada isu pribadi Biden. Selain itu, komentar Buttigieg menunjukkan perbedaan pandangan tentang penerimaan publik Amerika terhadap identitas kandidat. Harris juga mengakui kelemahan dalam persiapannya di 'The View,' yang menjadi senjata bagi oposisi.

Kisah Harris dalam memoarnya mengajak pembaca merenung tentang dinamika politik dan tantangan yang dihadapi seorang kandidat perempuan berkulit hitam. Mungkin, perjalanan ini dapat menjadi pelajaran bagi generasi politikus berikutnya dalam menghadapi permainan politik yang kompleks.

(Orbit dari berbagai sumber, 24 September 2025)