Budaya Kerja Konsultan: Antara Prestasi dan Eksploitasi
ORBITINDONESIA.COM – Seorang konsultan muda di Accenture menyuarakan keprihatinan soal budaya kerja yang 'tanpa henti dan eksploitatif' di media sosial.
Pekerja di industri konsultasi sering menghadapi tekanan kerja yang intens. Jam kerja panjang dan tuntutan tinggi menjadi bagian dari keseharian mereka. Situasi ini menimbulkan pertanyaan tentang keseimbangan kerja dan kesehatan mental.
Data menunjukkan bahwa banyak konsultan menghadapi masalah serupa. Menurut survei oleh Mental Health America, 67% pekerja di sektor ini melaporkan tingkat stres yang tinggi. Fenomena ini menyoroti perlunya perubahan sistemik.
Budaya kerja yang mengagungkan lembur sebagai tanda dedikasi harus dipertanyakan. Meskipun beberapa individu dapat bertahan dalam kondisi ini, mayoritas pekerja mungkin tidak seberuntung itu. Perusahaan perlu mendorong lingkungan kerja yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Masyarakat perlu merenungkan apakah kesuksesan harus selalu mengorbankan kesejahteraan pribadi. Mungkin saatnya mempertimbangkan kembali definisi prestasi dalam dunia profesional.
(Orbit dari berbagai sumber, 1 Oktober 2025)