Industri Manajemen Aset Global di Ambang Kemerosotan Drastis

ORBITINDONESIA.COM – Prediksi mengejutkan datang dari sektor keuangan: jumlah manajer kekayaan dan aset global diperkirakan akan turun 20% pada tahun 2029.

Perubahan ekonomi global dan digitalisasi masif menjadi tantangan nyata bagi industri manajemen aset. Tekanan regulasi dan biaya operasional yang meningkat turut berkontribusi terhadap penurunan ini.

Data menunjukkan bahwa otomatisasi dan teknologi AI menggantikan peran tradisional manajer aset. Laporan McKinsey mengungkap bahwa 45% tugas manajemen kekayaan dapat diotomatisasi dengan teknologi yang ada. Tren ini mengancam keberlangsungan peran manajer manusia dalam jangka panjang.

Sebagian analis berpendapat bahwa industri harus beradaptasi dengan cepat. Dengan mengintegrasikan teknologi dalam layanan mereka, manajer aset dapat menawarkan nilai tambah yang lebih personal bagi klien. Namun, ini juga menuntut peningkatan keterampilan dan pengetahuan teknologi.

Perubahan ini memaksa industri untuk berevolusi atau menghadapi kepunahan. Akankah manajer aset dapat bertransformasi dan bertahan di era digital ini atau akan tergilas oleh kemajuan teknologi? Hanya waktu yang akan menjawab.

(Orbit dari berbagai sumber, 5 Oktober 2025)