Brookfield Hentikan Operasi Tol di Peru: Keputusan Kontroversial

ORBITINDONESIA.COM – Brookfield Asset Management, raksasa investasi global, memutuskan untuk membubarkan anak perusahaan jalan tol yang mengoperasikan dua jalan raya tersibuk di Peru. Keputusan ini diambil akibat kerugian berkelanjutan yang disalahkan pada otoritas lokal.

Keberadaan jalan tol yang dikelola Brookfield di Peru selama ini menjadi tulang punggung transportasi lokal. Namun, ketidakseimbangan finansial dan kebijakan lokal yang dianggap tidak mendukung membuat operasionalnya tidak lagi berkelanjutan. Brookfield menyebut bahwa upaya mereka terhambat oleh regulasi yang memberatkan dan kurangnya dukungan dari pemerintah setempat.

Data menunjukkan bahwa volume lalu lintas yang meningkat tidak diimbangi dengan peningkatan pendapatan. Kebijakan tarif yang dibatasi serta meningkatnya biaya operasional membuat bisnis tol ini merugi. Tren serupa terlihat di berbagai proyek infrastruktur di Amerika Latin, di mana investor asing menghadapi tantangan kebijakan dan infrastruktur yang kompleks.

Langkah Brookfield bisa dilihat sebagai cerminan ketidakseimbangan antara investasi asing dan kebijakan domestik. Sementara pemerintah Peru berharap menarik investasi, ketidakpastian regulasi menjadi penghalang besar. Ini menimbulkan pertanyaan tentang kesiapan negara-negara berkembang dalam mengelola investasi asing untuk pembangunan infrastruktur.

Keputusan Brookfield menutup operasi jalan tolnya di Peru adalah pengingat kuat tentang pentingnya keseimbangan antara kepentingan investor dan kebijakan lokal. Apakah pemerintah Peru akan belajar dari kejadian ini dan menyesuaikan kebijakan mereka? Atau akankah kita terus melihat pola serupa di negara-negara berkembang lainnya? Hanya waktu yang bisa menjawab.

(Orbit dari berbagai sumber, 5 Oktober 2025)