Parade Militer Megah Korea Utara Tunjukkan Aliansi Baru
ORBITINDONESIA.COM – Di tengah hujan deras, ibu kota Korea Utara menjadi saksi parade militer besar-besaran yang menampilkan aliansi baru negara ini dengan China dan Rusia.
Parade militer ini diselenggarakan untuk merayakan ulang tahun ke-80 Partai Pekerja yang berkuasa di Korea Utara. Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, memanfaatkan momen ini untuk menunjukkan nilai geopolitik negaranya yang semakin meningkat sebagai mitra China dan Rusia dalam menghadapi dominasi Amerika Serikat.
Kehadiran pejabat tinggi dari China dan Rusia menunjukkan dukungan nyata terhadap Korea Utara. Selain itu, parade ini juga menyoroti kedekatan militer antara Korea Utara dan Rusia. Tentara Korea Utara yang pernah berperang untuk Rusia di Ukraina turut mengambil bagian dalam parade, menandakan kontribusi signifikan Korea Utara dalam konflik tersebut.
Parade ini menggarisbawahi penggunaan acara-acara militer sebagai alat propaganda domestik oleh Korea Utara. Di bawah kepemimpinan Kim Jong-un, acara-acara semacam ini semakin sering diadakan dan semakin besar, berfungsi sebagai ajang pamer kekuatan baru yang bisa digunakan untuk menekan lawan-lawannya, khususnya Amerika Serikat.
Parade ini meninggalkan pertanyaan penting tentang bagaimana aliansi baru ini akan mempengaruhi dinamika kekuatan global. Apakah ini akan mengarah pada peningkatan ketegangan atau mendorong terjadinya dialog damai? Waktu yang akan menjawab.
(Orbit dari berbagai sumber, 12 Oktober 2025)