Pemerintah AS dan Saham Quantum: Ke Mana Arah Selanjutnya?

ORBITINDONESIA.COM – Pasar quantum computing menggeliat ketika laporan muncul terkait negosiasi pemerintah AS untuk mengakuisisi saham di beberapa perusahaan teknologi ini. Teknologi ini digadang-gadang sebagai revolusi berikutnya setelah AI, dan potensi investasi pemerintah menimbulkan banyak pertanyaan.

Quantum computing menjadi perhatian utama pemerintah AS, dianggap krusial seperti mineral bumi langka. Langkah ini mengingatkan pada kebijakan sebelumnya di sektor teknologi dan sumber daya alam, di mana pemerintah mengambil saham untuk menjamin kepentingan nasional.

Munculnya laporan dari The Wall Street Journal menyoroti perusahaan seperti IonQ dan Rigetti yang dalam pembicaraan dengan Departemen Perdagangan untuk menyerahkan saham. Tren ini tampaknya berlanjut dari inisiatif pemerintah sebelumnya di sektor lain, menunjukkan pola intervensi negara dalam industri strategis.

Langkah ini dapat dilihat sebagai upaya menjaga dominasi teknologi AS di tengah persaingan global. Namun, pertanyaan tetap: apakah ini merupakan intervensi yang diperlukan atau justru bentuk proteksionisme baru? Bagaimana ini mempengaruhi inovasi dan kompetisi pasar bebas?

Dengan potensi besar quantum computing, keputusan pemerintah untuk terlibat dalam kepemilikan perusahaan ini bisa menjadi pedang bermata dua. Apakah ini langkah bijak untuk masa depan teknologi AS, atau justru mengekang kebebasan pasar? Hanya waktu yang bisa menjawab.

(Orbit dari berbagai sumber, 29 Oktober 2025)