Perdebatan Budaya Kerja: Hari Olahraga Karyawan di Korea
ORBITINDONESIA.COM – Keputusan Sungsimdang menutup toko demi hari olahraga karyawan memicu diskusi tentang budaya kerja modern di Korea Selatan.
Inisiatif Sungsimdang untuk mengadakan hari olahraga karyawan menyoroti perubahan sikap terhadap kegiatan kebersamaan di tempat kerja. Tradisi ini dulunya lazim, namun kini menghadapi tantangan dari norma kerja modern dan keseimbangan kehidupan kerja.
Perubahan kebijakan seperti minggu kerja 52 jam dan perlindungan pekerja selama pandemi telah menggeser norma. Survei menunjukkan 63% pekerja lebih suka acara di hari kerja daripada tetap di kantor, namun 25% lebih memilih libur penuh. Kebijakan ini terjebak dalam area abu-abu jika diadakan selama jam kerja dan diharapkan hadir.
Bagi sebagian, acara ini adalah cara untuk meningkatkan moral dan semangat tim. Namun, bagi yang lain, ini bisa terasa sebagai kewajiban. Pertanyaannya, apakah kesenangan kolektif masih menyenangkan jika diatur oleh perusahaan?
Di tengah perubahan sikap terhadap keseimbangan kerja-hidup, penting untuk mempertimbangkan apa yang benar-benar diinginkan karyawan. Apakah acara kebersamaan ini merupakan bentuk apresiasi atau sekadar kewajiban terselubung?
(Orbit dari berbagai sumber, 29 Oktober 2025)