Amazon Bangkit: Pertumbuhan AWS dan Prospek Penjualan yang Cerah
ORBITINDONESIA.COM – Amazon melihat lonjakan saham lebih dari 11% setelah pertumbuhan yang kuat dari unit cloud-nya, Amazon Web Services (AWS), dan prospek penjualan yang optimis, meredakan kekhawatiran tertinggal dalam persaingan AI.
Amazon, sebagai salah satu raksasa teknologi, menghadapi kekhawatiran akan kehilangan pangsa pasar di sektor cloud computing. AWS sebelumnya dipandang tertinggal dari Microsoft Azure dan Google Cloud. Namun, laporan pendapatan terbaru menunjukkan AWS mengalami pertumbuhan yang signifikan.
Pendapatan AWS meningkat 20% pada kuartal ketiga, meski masih di bawah pertumbuhan Azure dan Google Cloud. Namun, skala AWS yang besar menjadikan dampak pertumbuhannya lebih signifikan. AWS mencatat pendapatan cloud sebesar $33 miliar, lebih dari dua kali lipat pendapatan Google Cloud sebesar $15,16 miliar.
Kenaikan saham Amazon menandai perubahan potensi bagi perusahaan ini. Sebelumnya, kekhawatiran pasar saham dan kurangnya pembaruan AI membuat Amazon menjadi pemain terburuk dalam 'Magnificent Seven'. Namun, dengan pertumbuhan AWS dan peningkatan belanja modal, Amazon menunjukkan kemampuan untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Amazon berhasil membungkam keraguan akan kemampuannya untuk beroperasi dalam skala besar. Dengan peningkatan pada sektor ritel dan iklan, Amazon siap menghadapi tantangan di masa depan. Apakah momentum ini dapat dipertahankan dan bagaimana strategi Amazon untuk terus berinovasi di era AI akan menjadi pertanyaan kunci ke depannya.
(Orbit dari berbagai sumber, 1 November 2025)