Penggunaan Melatonin Jangka Panjang Tingkatkan Risiko Gagal Jantung

ORBITINDONESIA.COM – Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa penggunaan suplemen melatonin dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko gagal jantung dan kematian pada penderita insomnia kronis.

Melatonin adalah hormon yang diproduksi secara alami oleh tubuh untuk mengatur siklus tidur-bangun. Namun, versi sintetisnya sering digunakan secara luas sebagai bantuan tidur tanpa banyak regulasi mengenai keamanannya, khususnya dalam konteks kesehatan kardiovaskular.

Penelitian yang akan dipresentasikan di American Heart Association's Scientific Sessions 2025 menunjukkan bahwa penggunaan melatonin lebih dari satu tahun berkaitan dengan peningkatan signifikan dalam risiko gagal jantung dan rawat inap. Data dikumpulkan dari TriNetX Global Research Network, mengamati rekam medis elektronik selama lima tahun.

Dr. Ekenedilichukwu Nnadi, penulis utama studi ini, menyatakan bahwa meskipun melatonin dianggap aman, temuan ini menantang asumsi tersebut dan menyoroti pentingnya penelitian lebih lanjut. Pakar lain seperti Marie-Pierre St-Onge mengingatkan agar penggunaan melatonin tidak dilakukan secara kronis tanpa indikasi yang tepat.

Temuan ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai keamanan suplemen yang dianggap 'alami'. Apakah kita perlu lebih berhati-hati dalam mengonsumsi suplemen tanpa pengawasan medis? Ini adalah pengingat untuk selalu mempertimbangkan dampak jangka panjang dari pengobatan mandiri.

(Orbit dari berbagai sumber, 4 November 2025)