Exynos 2600: Revolusi Chipset 2nm Samsung

ORBITINDONESIA.COM – Dalam langkah mengejutkan, Samsung siap menggebrak pasar dengan Exynos 2600, membuat Galaxy S26 menjadi pelopor chipset 2nm di dunia.

Samsung tengah bersiap merilis Exynos 2600, prosesor aplikasi yang diproduksi dengan proses 2nm oleh Samsung Foundry. Keberhasilan ini dapat menandai perubahan besar dalam industri teknologi, terutama untuk lini Galaxy S26.

Exynos 2600 dilengkapi CPU deca-core dengan konfigurasi 1 + 3 + 6, memberikan hasil Geekbench 6 yang mengesankan. Dengan skor single-core 4,217 dan multi-core 13,482, prosesor ini menyaingi bahkan mengalahkan beberapa pesaingnya, termasuk Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan mendekati Apple M5 dalam performa single-core.

Penggunaan teknologi transistor Gate-All-Around (GAA) pada Exynos 2600 menunjukkan inovasi Samsung dalam mengurangi kebocoran arus dan meningkatkan efisiensi daya. Langkah ini bisa menjadi titik balik bagi Samsung Foundry, yang selama ini tertinggal dari TSMC dalam bisnis foundry kontrak.

Dengan Exynos 2600, Samsung tampaknya siap untuk bangkit dan bersaing di tingkat global. Pertanyaannya, apakah ini awal dari era baru bagi Samsung di pasar chipset, atau hanya kemenangan sementara di tengah persaingan ketat?

(Orbit dari berbagai sumber, 5 November 2025)