Lebih Banyak Pengguna Vape Daripada Perokok di Inggris: Realita Baru

ORBITINDONESIA.COM – Untuk pertama kalinya di Inggris, jumlah pengguna vape atau rokok elektronik melebihi perokok, menurut Office for National Statistics. Sebanyak 5,4 juta orang dewasa menggunakan vape setiap hari atau sesekali, dibandingkan dengan 4,9 juta yang menggunakan rokok konvensional.

Popularitas rokok telah menurun selama dekade terakhir seiring meningkatnya kesadaran akan bahaya tembakau. Sementara itu, penggunaan vape yang dianggap kurang berisiko semakin meningkat, terutama di kalangan generasi muda.

Vaping dianggap jauh lebih aman dibandingkan merokok karena rokok menghasilkan ribuan bahan kimia beracun. Meski demikian, efek jangka panjang dari vaping belum sepenuhnya dipahami. Statistik menunjukkan bahwa penggunaan sehari-hari vape paling umum di kelompok usia 25-49 tahun, dengan peningkatan di kalangan wanita.

Organisasi kesehatan menyambut baik penurunan angka perokok, namun memperingatkan bahwa mereka yang masih merokok terjebak dalam siklus kecanduan. Ada tekanan bagi pemerintah untuk meningkatkan dukungan di komunitas dengan angka perokok tinggi dan menetapkan regulasi ketat pada produk nikotin.

Dengan peraturan baru yang akan datang, Inggris berusaha melindungi generasi muda dari bahaya nikotin. Ini adalah langkah penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, namun tantangan tetap ada. Apakah pergeseran ini akan berlanjut dan bagaimana kita bisa memastikan perubahan ini membantu mereka yang paling membutuhkan?

(Orbit dari berbagai sumber, 5 November 2025)