Transformasi Manajemen China di Amerika Latin: Pelajaran Penting
ORBITINDONESIA.COM – Ketika perusahaan China memasuki pasar Amerika Latin, mereka bertemu dengan tantangan budaya dan operasional yang tak terduga.
Perusahaan China kerap kesulitan menyesuaikan diri dengan budaya bisnis di Amerika Latin, di mana nilai-nilai lokal seperti kepercayaan sosial dan waktu lebih diutamakan dibandingkan efisiensi murni.
Di Brazil, regulasi pembayaran gaji dua kali sebulan mencerminkan kebiasaan finansial lokal yang didorong oleh siklus kas jangka pendek. Banyak pekerja bergantung pada pinjaman dan pembayaran angsuran, berbeda dengan budaya China yang mengutamakan tabungan stabil.
Pemahaman baru ini mengajarkan bahwa adaptasi bukan hanya tentang mematuhi hukum lokal, tetapi juga menghormati dan belajar dari nilai-nilai komunitas setempat. Manajer China harus meninggalkan taktik manajemen yang mengandalkan tekanan dan lebih mengedepankan empati korporat.
Pertarungan para manajer China di Amerika Latin menegaskan bahwa kesuksesan global memerlukan kerendahan hati dan pemahaman mendalam terhadap budaya lokal. Mungkin sudah saatnya bagi perusahaan multinasional untuk melihat lebih jauh ke dalam arsitektur sosial yang menopang komunitas di mana mereka beroperasi.
(Orbit dari berbagai sumber, 11 Desember 2025)