Gubernur Minnesota Tidak Mencalonkan Diri Lagi, Peta Politik Berubah
ORBITINDONESIA.COM – Keputusan mengejutkan Gubernur Minnesota, Tim Walz, untuk tidak mencalonkan diri lagi membuka babak baru dalam politik Minnesota menjelang pemilu paruh waktu 2026.
Pengumuman pengunduran diri Walz datang di tengah tekanan dari sesama Demokrat. Tekanan ini meningkat karena adanya penyelidikan terhadap dugaan penipuan dalam program jaring pengaman negara. Walz, yang juga calon wakil presiden dari Partai Demokrat untuk 2024, sebelumnya berencana mencalonkan diri untuk periode ketiga yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Kepopuleran Walz yang menurun dan pengawasan ketat terhadap dugaan penipuan semakin membebani posisinya. Administrasi Trump juga mengumumkan tindakan keras terhadap imigrasi di Twin Cities. Investigasi berulang terhadap program negara semakin menambah ketidakpastian. Sebuah video viral dari influencer konservatif yang menuduh adanya penipuan di pusat penitipan anak yang menerima bantuan pemerintah semakin memperkeruh situasi.
Walz menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa administrasinya telah melakukan perubahan sistemik untuk menghadapi kelompok penjahat yang memanfaatkan kemurahan hati negara. Namun, ia merasa tidak bisa memberikan segalanya untuk kampanye politiknya. Setiap menit yang ia habiskan untuk membela kepentingan politiknya adalah waktu yang tidak bisa ia gunakan untuk melindungi rakyat Minnesota dari penjahat dan sinis yang memanfaatkan perbedaan kita.
Dengan keputusan Walz untuk mundur, perhatian kini beralih kepada siapa yang akan mencalonkan diri untuk nominasi DFL dan bagaimana hal ini mempengaruhi kontur politik Minnesota. Apakah para pemimpin baru dapat membawa perubahan positif bagi Minnesota atau justru menambah ketidakpastian? Masa depan politik Minnesota kini berada di tangan para calon baru yang akan datang.
(Orbit dari berbagai sumber, 6 Januari 2026)