Misteri Badai Kutub Jupiter dan Saturnus: Mengungkap Rahasia Tersembunyi

ORBITINDONESIA.COM – Badai kutub di Jupiter dan Saturnus telah lama menjadi teka-teki bagi ilmuwan, menciptakan perbedaan yang kontras meski berasal dari unsur yang sama.

Badai kutub raksasa di Jupiter dan Saturnus menunjukkan pola yang berbeda meski kedua planet terdiri dari hidrogen dan helium. Citra antariksa mengungkapkan Saturnus memiliki badai heksagon tunggal, sementara Jupiter memiliki pusaran besar dikelilingi delapan badai kecil. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan tentang faktor pembentuk pola badai di kedua planet.

Penelitian terbaru dari MIT mengungkap bahwa struktur badai dipengaruhi oleh sifat material di bawah lapisan awan. Simulasi menunjukkan dasar vortex yang berbeda menentukan pola badai. Saturnus mungkin memiliki struktur dalam yang lebih keras, memungkinkan satu vortex besar mendominasi. Sementara itu, Jupiter yang lebih lunak memungkinkan beberapa badai kecil untuk bertahan.

Wanying Kang dari MIT menyatakan pentingnya memahami karakteristik interior planet dalam memprediksi pola atmosfer. Pendekatan simulasi dua dimensi digunakan untuk efisiensi, mengingat rotasi cepat planet gas raksasa membuat aliran fluida relatif seragam. Ini menunjukkan bahwa pola badai adalah cerminan dari kondisi internal planet yang kompleks.

Temuan ini membuka wawasan baru tentang evolusi planet gas raksasa dan dinamika atmosfernya. Apakah komposisi interior Saturnus dan Jupiter juga memengaruhi fenomena lain di permukaan mereka? Pertanyaan ini menanti jawaban lebih lanjut dari penelitian mendatang.

(Orbit dari berbagai sumber, 23 Januari 2026)