Demutualisasi Bursa Efek Indonesia: Solusi atau Ancaman?

ORBITINDONESIA.COM – Tiga komisioner OJK mundur pasca longsornya harga saham, memicu perdebatan demutualisasi BEI.

Pengunduran diri komisioner OJK dan direktur BEI menyusul penurunan saham 8% akibat ulasan MSCI. Langkah ini menimbulkan tanda tanya besar di industri pasar modal.

Demutualisasi BEI digadang sebagai solusi perbaikan tata kelola. Namun, risiko monopoli oleh Danantara mengancam transparansi dan netralitas bursa.

Transformasi BEI bisa menggantikan oligarki terfragmentasi dengan monopoli negara. Ini memicu kekhawatiran tentang benturan kepentingan yang sistemik.

Perubahan ini seharusnya memisahkan kepemilikan dari pelaku pasar. Menghindari risiko konflik kepentingan adalah langkah penting untuk menjaga integritas pasar modal.

(Orbit dari berbagai sumber, 4 Februari 2026)