Keuntungan Menggiurkan Dana Kekayaan Norwegia dan Kontroversinya
ORBITINDONESIA.COM – Norwegia kembali mencatatkan rekor mengesankan dengan dana kekayaannya yang mencapai $247 miliar pada tahun 2025, namun tak lepas dari kontroversi global.
Dana kekayaan Norwegia, terbesar di dunia, memanfaatkan lonjakan saham teknologi, keuangan, dan material dasar untuk menghasilkan keuntungan yang signifikan. Namun, keputusan keluar dari investasi tertentu memicu ketegangan politik.
Dikelola oleh Norges Bank Investment Management, dana ini memegang saham di lebih dari 7.000 perusahaan global. Saham teknologi, keuangan, dan material dasar menjadi motor utama, dengan investasi terbesarnya di Nvidia, Apple, dan Microsoft. Ekuitas memberikan pengembalian 19,3%, sementara infrastruktur energi terbarukan mencatat 18,1%.
Meski sukses besar, keputusan kontroversial untuk keluar dari Caterpillar dan bank-bank Israel menimbulkan pertanyaan. AS menganggap langkah tersebut berbasis klaim tak berdasar. Namun, Norwegia menegaskan ini bukan keputusan politik, melainkan berdasarkan risiko.
Keuntungan besar dana Norwegia menyoroti kekuatan investasi strategis, namun juga menghadirkan dilema etis. Bagaimana negara lain harus menyeimbangkan keuntungan ekonomi dengan tanggung jawab sosialnya?
(Orbit dari berbagai sumber, 8 Februari 2026)