Penurunan Outlook Kredit Indonesia: Optimisme Pemerintah di Tengah Tantangan

ORBITINDONESIA.COM – Meski Moody's menurunkan outlook kredit Indonesia menjadi negatif, pemerintah tetap percaya diri terhadap prospek ekonomi nasional.

Moody's Investor Service baru-baru ini menurunkan outlook peringkat kredit Indonesia dari stabil menjadi negatif. Hal ini menimbulkan kekhawatiran di pasar keuangan dan memicu pertanyaan tentang kesehatan ekonomi Indonesia.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa penurunan ini tidak mencerminkan kelemahan struktural ekonomi. Dalam pandangannya, ekonomi Indonesia tengah mengalami pemulihan yang lebih cepat dibandingkan periode sebelumnya. Faktor utama yang dinilai oleh lembaga pemeringkat adalah kemampuan dan kemauan negara dalam membayar utang, dan menurut Purbaya, Indonesia memenuhi kedua aspek tersebut.

Purbaya menilai bahwa kekhawatiran yang muncul lebih bersifat jangka pendek. Ia optimis bahwa program strategis seperti BPI Daya Anagata Nusantara (Danantara) dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan mendukung pertumbuhan ekonomi. Meski ada keraguan dari sebagian pihak, pemerintah yakin bahwa pertumbuhan ekonomi akan berlanjut.

Meskipun outlook negatif bisa memengaruhi persepsi pasar, fokus pemerintah pada penguatan fondasi ekonomi dan pelaksanaan program strategis dapat membawa perubahan positif. Pertanyaan kuncinya adalah, seberapa cepat realisasi perbaikan ekonomi ini dapat dirasakan oleh masyarakat luas?

(Orbit dari berbagai sumber, 10 Februari 2026)