Anggota DPR RI Abdul Fikri Faqih Wanti-Wanti Soal Potensi Jual Beli Data Mahasiswa di Dark Web

ORBITINDONESIA.COM - Dugaan kebocoran data pribadi kembali mencuat usai munculnya unggahan di media sosial yang menampilkan data sensitif milik mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi yang diklaim diperjualbelikan di ruang dark web. Menanggapi,  Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mengingatkan secara tegas agar pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti indikasi kebocoran data tersebut.

"Konon katanya dijualbelikan di forum dark web. Ada sudah 58 juta data diperjualbelikan. Nah ini kalau PDDIKTI juga seperti itu, ini berbahaya," kata Fikri dalam agenda Rapat Kerja Komisi X DPR RI dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto di Ruang Rapat Komisi X Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 2 Februari 2026.

Tidak henti, Fikri pun mempertanyakan kebenaran kabar tersebut apakah hoaks atau tidak. Sebab, jika benar terjadi, itu hal yang berbahaya. "Atau mudah-mudahan sih ini hoaks ya, mudah-mudahan tidak nyata. Tetapi kalau nyata betul, dan ini apalagi di pendidikan tinggi, ini berbahaya ini," tandas Politisi Fraksi PKS itu.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kemendikti Saintek Togar Mangihut Simatupang berjanji akan meningkatkan kinerja Kemendikti Saintek, satu di antara terkait urusan keamanan siber.

"Nah ini sangat berbahaya sekali kalau memang data-data di dalam PDDIKTI mengalami kebocoran. Terima kasih, Pak, ini akan kami formulasikan," tanggap Togar.

Ia pun mengetahui adanya data-data pribadi lain yang bocor ke dark web. Sebab itu,  pihaknya berusaha mencegah isu ini terjadi. "Perlindungan data pribadi dan di sini akan kami sampaikan berkaitan dengan cyber security-nya secara khusus mungkin," pungkasnya. ***