Kontroversi dan Ketegangan di Olimpiade Musim Dingin: Curling Memanas
ORBITINDONESIA.COM – Olimpiade Musim Dingin di Cortina D'Ampezzo, Italia, memanas saat pertandingan curling pria diwarnai tuduhan kecurangan dan kata-kata kasar.
Curling, olahraga yang biasanya tenang, kini menjadi sorotan setelah insiden antara Marc Kennedy dari Kanada dan Oskar Eriksson dari Swedia. Tuduhan 'double-touching' oleh Eriksson memicu ketegangan dalam pertandingan yang dimenangkan Kanada 8-6.
Insiden ini menggarisbawahi pentingnya integritas dalam olahraga. Aturan curling melarang pemain menyentuh batu setelah dilepaskan. Rekaman menunjukkan Kennedy tampak menyentuh batu lagi, meski tidak ada pelanggaran tercatat oleh pejabat selama pertandingan.
Insiden ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana olahraga menangani tuduhan kecurangan. Dengan tidak adanya ulasan video, keputusan wasit bersifat final. Ini menantang kepercayaan pada proses pengambilan keputusan dalam pertandingan penting semacam ini.
Insiden ini menunjukkan bahwa bahkan olahraga paling teratur pun rentan terhadap perselisihan. Bagaimana curling akan beradaptasi untuk memastikan keadilan dan integritas tetap terjaga? Mungkin ini saatnya mempertimbangkan teknologi lebih lanjut untuk meminimalkan kontroversi semacam ini.
(Orbit dari berbagai sumber, 16 Februari 2026)