Mahasiswa FKUI Tembus Jurnal Internasional dengan Studi Kanker Paru
ORBITINDONESIA.COM – Keberhasilan tiga mahasiswa FKUI dalam mempublikasikan riset kanker paru di jurnal internasional menunjukkan potensi besar generasi muda dalam ilmu kedokteran.
Kanker paru adalah salah satu jenis kanker paling umum di dunia, dengan mayoritas kasus berupa non-small cell lung cancer (NSCLC). Metode bedah minimal invasif, seperti video-assisted thoracoscopic surgery (VATS), telah lama digunakan meskipun terdapat sejumlah keterbatasan. Kini, robotic-assisted thoracic surgery (RATS) muncul sebagai alternatif dengan keunggulan teknologinya.
Penelitian oleh mahasiswa FKUI ini melakukan systematic review dan meta-analysis terhadap delapan studi prospektif dengan partisipasi 1.900 pasien. Hasilnya, RATS menunjukkan keunggulan dalam jumlah stasiun kelenjar getah bening yang didiseksi dan parameter 3-year disease-free survival. Ini menandakan RATS tidak inferior dibandingkan VATS, memberikan opsi lebih baik bagi pasien NSCLC.
Keterlibatan mahasiswa dalam riset ini memperkuat kualitas akademik FKUI di kancah global. Riset ini bukan hanya soal metode bedah, tetapi juga tentang bagaimana pendidikan tinggi di Indonesia mampu bersaing secara internasional. Ini menunjukkan bahwa dengan bimbingan tepat, mahasiswa dapat menghasilkan karya yang berpengaruh.
Temuan ini tidak hanya memperkaya literatur medis, tetapi juga menggugah refleksi tentang pentingnya inovasi dalam pengobatan kanker paru. Di masa depan, bagaimana langkah kita dalam memanfaatkan teknologi canggih untuk kemajuan kesehatan masyarakat? (Orbit dari berbagai sumber, 27 Februari 2026)