Trump dan Kebijakan Luar Negeri: Menang Perang, Kalah Damai?

ORBITINDONESIA.COM – Ketika roket Amerika dan Israel menghujani Tehran dengan tujuan menggulingkan rezim, ilusi 'Donald the Dove' yang akan mengakhiri perang abadi Amerika kini hanya menyisakan penyesalan pahit bagi mereka yang percaya.

Trump kerap menjanjikan perdamaian, namun kebijakan luar negerinya justru memicu ketidakstabilan global. Menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran di bawah Obama menjadi langkah awal yang mengarah pada serangan baru-baru ini.

Amerika Serikat telah melancarkan serangan militer ke fasilitas senjata nuklir Iran dengan alasan keamanan global. Namun, langkah ini menimbulkan pertanyaan tentang rencana pasca-konflik dan stabilitas jangka panjang di kawasan tersebut.

Keputusan Trump sering kali mencerminkan keuntungan jangka pendek daripada strategi diplomatik yang matang. Kebijakan 'might makes right' yang dianutnya memperkuat ketegangan global dan merusak hubungan internasional yang telah terjalin lama.

Langkah-langkah Trump dalam kebijakan luar negeri menggambarkan risiko dari tindakan impulsif tanpa pertimbangan jangka panjang. Pertanyaan pentingnya adalah: Bagaimana masa depan perdamaian dunia jika pemimpin lebih mengutamakan kepentingan pribadi di atas kepentingan global?

(Orbit dari berbagai sumber, 2 Maret 2026)