Agentic AI: Revolusi Penggunaan dan Perubahan Perilaku Konsumen

ORBITINDONESIA.COM – Di Amerika, hampir setengah dari populasi dewasa kini bergantung pada asisten AI untuk berbagai tugas harian mereka. Namun, menariknya, pertumbuhan pengguna baru telah melambat. Laporan terbaru menunjukkan bahwa keterlibatan pengguna yang ada semakin mendalam.

Pada Desember 2025, penggunaan AI di Amerika Serikat mencapai titik jenuh, dengan 49% orang dewasa telah menggunakan asisten AI percakapan. Namun, peningkatan pengguna baru melambat, menandakan bahwa pasar mulai mencapai kematangan.

Menurut laporan PYMNTS, pertumbuhan kini didorong oleh pengguna lama yang semakin menggantungkan diri pada AI untuk aktivitas harian. Sebanyak 10% konsumen adalah pengguna 'power', yang melakukan lebih dari 27 tugas berbasis AI per bulan. Data ini menunjukkan AI tidak hanya menjadi alat, tetapi bagian dari kebiasaan harian.

AI kini menggantikan pencarian tradisional, terutama dalam belanja dan pengelolaan keuangan. Pengguna 'power' dan 'mainstream' semakin mengandalkan AI sebagai saluran utama, menandakan pergeseran perilaku yang signifikan. Dengan konsentrasi platform, seperti ChatGPT, dominasi AI dalam kehidupan sehari-hari semakin nyata.

Pergeseran ini menantang kita untuk merenungkan: Apakah ketergantungan pada AI akan mengubah cara kita berinteraksi dengan teknologi? Dan bagaimana kita dapat memanfaatkan peluang ini untuk menciptakan dampak positif dalam kehidupan sehari-hari?

(Orbit dari berbagai sumber, 4 Maret 2026)