Flu Burung Mengancam Populasi Peregrin di California

ORBITINDONESIA.COM – Sejak pertengahan Februari, wabah flu burung telah menggemparkan koloni singa laut di Taman Negara Bagian Año Nuevo, California, menewaskan setidaknya 30 ekor. Namun, ternyata risiko lebih besar mengintai populasi falcon peregrin yang sudah lama terancam.

Pada tahun 2020, wabah flu burung global menyebabkan penurunan drastis populasi falcon peregrin di Bay Area. Dengan hanya sepertiga dari situs bersarang yang aktif pada tahun 2025, para ilmuwan bergegas untuk memahami dampaknya pada spesies lokal.

Penelitian baru menunjukkan falcon peregrin terkena dampak parah karena pola makan mereka yang terdiri dari burung lain, termasuk yang menjadi reservoir virus. Dengan memakan hingga 500 burung setahun, kemungkinan terpapar virus sangat tinggi.

Penurunan populasi falcon ini bahkan lebih cepat dibandingkan saat mereka terancam oleh DDT di abad ke-20. Meski situasi tampak suram, ada harapan jika falcon dewasa dapat terus berkembang biak dan memulihkan populasi mereka.

Penelitian ini mengingatkan kita bahwa ancaman terhadap spesies tidak hanya datang dari manusia, tetapi juga dari alam. Upaya konservasi harus terus dilakukan agar falcon peregrin dapat terus menghiasi langit California.

(Orbit dari berbagai sumber, 8 Maret 2026)