Seni Bordir Kaligrafi Tangan: Menghadapi Tantangan di Era Digital

ORBITINDONESIA.COM – Di tengah dominasi teknologi printing, Rifai tetap setia pada seni bordir kaligrafi tangan yang memikat dunia.

Teknologi printing yang cepat dan murah menjadi tantangan bagi seni bordir kaligrafi tangan di Semarang. Rifai adalah salah satu seniman yang tetap mempertahankan tradisi ini.

Rifai telah menekuni seni bordir selama 35 tahun, dengan 15 tahun terakhir fokus pada kaligrafi. Karya-karyanya diminati kolektor mancanegara karena keunikan dan ketahanannya.

Bordir kaligrafi tangan memiliki nilai estetika dan jiwa yang tak dapat ditiru oleh mesin. Elegansi dan keawetannya menjadi daya tarik utama di mata konsumen cerdas.

Seni bordir kaligrafi tangan mempertahankan pesonanya di tengah arus modernisasi. Apakah seni ini akan terus bertahan dalam gempuran teknologi?

(Orbit dari berbagai sumber, 8 Maret 2026)