Pesawat Militer C-130 Kolombia dengan 125 Orang di Dalamnya Jatuh Setelah Lepas Landas
ORBITINDONESIA.COM - Sebuah pesawat militer Kolombia dengan 125 orang di dalamnya jatuh setelah lepas landas di selatan negara itu, kata Angkatan Udara Kolombia.
Komandan Angkatan Udara Carlos Fernando Silva mengatakan dalam sebuah video yang diunggah di media sosial bahwa pesawat itu membawa 114 penumpang dan 11 awak, dan bahwa pihak berwenang masih menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut.
Menteri Pertahanan Pedro Sanchez mengatakan kecelakaan itu terjadi ketika pesawat Lockheed Martin Hercules C-130 lepas landas dari Puerto Leguizamo di perbatasan dengan Peru saat mengangkut pasukan.
“Unit militer sudah berada di lokasi kejadian. Namun, jumlah korban dan penyebab kecelakaan belum dikonfirmasi,” tulis Sanchez di media sosial pada hari Senin.
“Ini adalah peristiwa yang sangat menyakitkan bagi negara. Semoga doa-doa kita membawa sedikit penghiburan,” kata Sanchez.
Stasiun radio Kolombia Blu Radio melaporkan bahwa kecelakaan itu terjadi 3 km (2 mil) dari pusat kota.
Presiden Kolombia Gustavo Petro mengatakan dalam sebuah unggahan di X bahwa ia berharap tidak ada korban jiwa dalam “kecelakaan mengerikan yang seharusnya tidak pernah terjadi” ini.
“Saya tidak akan menunda lagi; nyawa kaum muda kita yang dipertaruhkan,” katanya.
“Jika pejabat administrasi sipil atau militer tidak mampu menghadapi tantangan ini, mereka harus disingkirkan.”
Kolombia memperoleh pesawat Hercules C-130 pertamanya pada akhir tahun 1960-an dan baru-baru ini memodernisasi beberapa C-130 yang lebih tua dengan model yang lebih baru yang dikirim dari Amerika Serikat.
Bulan lalu, sebuah Hercules C-130 milik Angkatan Udara Bolivia jatuh di kota El Alto, nyaris mengenai sebuah bangunan tempat tinggal.
Dalam kecelakaan itu, lebih dari 20 orang tewas, dan 30 lainnya mengalami luka-luka.***