Idulfitri: Momentum Suci, Harapan Persatuan Bangsa

ORBITINDONESIA.COM – Di tengah perbedaan penetapan Idulfitri, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyerukan persatuan dan kedewasaan bangsa.

Idulfitri seringkali menjadi momen refleksi bagi umat Islam di seluruh dunia. Namun, di Indonesia, perbedaan penetapan hari raya ini kerap menimbulkan perdebatan. Haedar Nashir mengimbau agar masyarakat tidak memperuncing perbedaan ini dan tetap menjaga persatuan.

Perbedaan penetapan Idulfitri bukanlah hal baru. Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar, Indonesia kerap mengalami perbedaan ini. Namun, Haedar menekankan pentingnya menghindari konflik dengan menahan diri dari menyalahkan pihak lain. Solusi jangka panjang adalah kalender Islam global untuk menyatukan perbedaan ini.

Haedar Nashir memandang perbedaan ini sebagai ujian kedewasaan bangsa. Dengan pendekatan yang bijaksana, ia berharap para tokoh agama dan elite bangsa dapat memberi contoh keteladanan dalam menjaga toleransi dan persatuan. Pernyataan Haedar menunjukkan pentingnya dialog dan ilmu pengetahuan dalam menyelesaikan perbedaan.

Idulfitri seharusnya dirayakan dengan damai dan penuh khusyuk. Pesan Haedar mengingatkan kita bahwa perbedaan bisa menjadi kekayaan jika dikelola dengan baik. Apakah kita bisa mewujudkan persatuan dalam keberagaman ini? Harus ada usaha kolektif untuk menjawab tantangan ini.

(Orbit dari berbagai sumber, 24 Maret 2026)