Bitcoin Anjlok Pasca FOMC: Strategi dan Harapan Investor

ORBITINDONESIA.COM – Harga Bitcoin kembali merosot ke kisaran US$ 70.000 setelah pertemuan FOMC mengisyaratkan kebijakan moneter ketat. Bagaimana investor merespons?

Pasar kripto tengah bergejolak, dipengaruhi oleh kebijakan The Fed yang mempertahankan suku bunga di 3,50%-3,75% dan menaikkan proyeksi inflasi 2026 menjadi 2,7%. Faktor ini membuat likuiditas ke aset kripto berkurang.

Bitcoin mengalami lonjakan mendekati US$ 76.000 sebelumnya, didorong oleh dana institusional ke spot Bitcoin ETF. Namun, sinyal hawkish dari The Fed membalikkan tren tersebut, memicu koreksi harga 7-8%.

Antony Kusuma dari INDODAX menekankan pentingnya strategi investasi yang bijak dalam menghadapi volatilitas. Dengan dinamika pasar saat ini, investor harus cermat menilai risiko dan peluang yang ada.

Meski pasar kripto tengah diuji, peluang jangka panjang tetap menjanjikan. Investor diimbau untuk terus belajar dan beradaptasi dengan kebijakan ekonomi global yang dinamis. Apakah Anda siap menghadapi tantangan ini?