Peluncuran Bersejarah Artemis II: Langkah Kritis Menuju Bulan

Peluncuran Bersejarah Artemis II: Langkah Kritis Menuju Bulan

Peluncuran Bersejarah Artemis II: Langkah Kritis Menuju Bulan

Internasional

ORBITINDONESIA.COM – Artemis II, misi berawak menuju bulan dari NASA, sukses meluncur dari John F. Kennedy Space Center di Florida pada pukul 18:35 ET, Rabu lalu.

Artemis II adalah misi berawak pertama yang mendekati bulan sejak era Apollo, menandai langkah penting menuju ambisi besar NASA untuk mengembalikan manusia ke permukaan bulan. Misi ini juga sejalan dengan visi pemerintahan Trump untuk mendirikan pangkalan permanen di bulan.

Dengan astronot Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen, misi ini dirancang sebagai 'latihan' sebelum pendaratan bulan yang direncanakan akhir dekade ini. Artemis II juga menjadi momen penting bagi sejarah penerbangan luar angkasa, termasuk peluncuran kedua roket Space Launch System (SLS) NASA dan misi berawak pertama pesawat luar angkasa Orion dari Lockheed Martin/Airbus.

Peluncuran ini mencatatkan sejarah dengan Glover dan Koch menjadi orang kulit berwarna dan wanita pertama yang melampaui orbit Bumi rendah, serta Hansen menjadi orang non-Amerika pertama yang mencapai prestasi ini. Namun, dengan perubahan jadwal oleh Administrator NASA Jared Isaacman, ada ketidakpastian tentang misi Artemis III yang kini beralih menjadi uji coba pendarat bulan SpaceX atau Blue Origin di orbit Bumi rendah.

Kesuksesan Artemis II menandai era baru eksplorasi bulan dan membuka peluang baru bagi kerjasama internasional dalam ilmu pengetahuan dan pengembangan teknologi luar angkasa. Mampukah kita melihat kembali ke bulan sebagai langkah pertama menuju eksplorasi antariksa yang lebih jauh? Pertanyaan ini menantang kita untuk terus berinovasi dan berkolaborasi demi kemajuan umat manusia.

(Orbit dari berbagai sumber, 3 April 2026)