Trump Usulkan Anggaran Pertahanan Terbesar dalam Sejarah AS

ORBITINDONESIA.COM – Presiden Donald Trump mengusulkan peningkatan anggaran pertahanan menjadi $1,5 triliun untuk 2027, menandai permintaan terbesar dalam beberapa dekade terakhir.

Usulan ini menegaskan fokus Trump pada investasi militer AS dibandingkan program domestik. Sebelumnya, Trump telah memberikan sinyal akan adanya kenaikan anggaran ini, terutama setelah perang yang dipimpin AS melawan Iran. Pengurangan anggaran untuk program non-pertahanan sebesar 10% juga diusulkan dengan mengalihkan beberapa tanggung jawab ke pemerintah negara bagian dan lokal.

Anggaran tahunan presiden mencerminkan nilai-nilai pemerintahan dan biasanya menjadi peta jalan bagi Kongres dalam menyusun anggaran mereka sendiri. Trump menekankan prioritas militer menjelang pidato nasionalnya tentang perang di Iran, yang diperkirakan akan memicu bentrokan di Kongres. Fokus anggaran juga mencakup pendanaan untuk penegakan imigrasi, keselamatan penerbangan, dan proyek di National Park Service.

Dukungan terhadap anggaran ini datang dari ketua komite Angkatan Bersenjata dari Partai Republik yang memuji langkah ini sebagai upaya untuk memastikan militer AS tetap yang paling maju di dunia. Namun, kritikus seperti Rep. Brendan Boyle menilai bahwa peningkatan anggaran pertahanan ini dilakukan dengan mengorbankan kesehatan, perumahan, dan kebutuhan lainnya.

Dengan defisit tahunan hampir mencapai $2 triliun dan utang yang membengkak, keputusan anggaran ini menempatkan AS pada jalur yang menantang. Pertarungan di Kongres mengenai anggaran ini akan menjadi ujian bagi pemerintahan Trump dan prioritasnya. Apakah fokus pada pertahanan ini sebanding dengan pengorbanan program domestik yang vital?

(Orbit dari berbagai sumber, 4 April 2026)