AS Selamatkan Dua Pilot F-15E yang Ditembak Jatuh Iran, Tetapi Kehilangan Pesawat dalam Misi Termahal dalam Sejarah
ORBITINDONESIA.COM - Setelah sebuah pesawat tempur F-15E Strike Eagle ditembak jatuh jauh di dalam wilayah Iran, Amerika Serikat meluncurkan operasi penyelamatan besar-besaran yang pada akhirnya menyelamatkan dua anggotanya, tetapi dengan biaya lebih dari US$2 miliar.
Penyelamatan dua personel Angkatan Udara AS di Iran akhirnya berhasil, tetapi Washington menderita kerugian dalam apa yang mungkin merupakan misi pencarian dan penyelamatan tempur termahal dalam sejarah militer modern. Ancaman pesawat tak berawak
Apa yang dimulai sebagai upaya darurat untuk menyelamatkan pilot dan petugas sistem senjata dari jet tempur F-15E Strike Eagle yang jatuh berubah menjadi operasi besar yang berlangsung selama beberapa hari.
Operasi tersebut melibatkan pasukan operasi khusus elit, pesawat pengisian bahan bakar udara, helikopter penyelamat tempur, pesawat tak berawak MQ-9 Reaper, pesawat pendukung jarak dekat A-10 Thunderbolt II, dan berbagai aset serangan jarak jauh.
Menjelang berakhirnya operasi tersebut, Amerika Serikat telah kehilangan sebuah pesawat F-15E Strike Eagle, sekurang-kurangnya dua pesawat penyelamat HC-130J Combat King II dan sebuah helikopter MH-6 Little Bird (kemungkinan dua)
Amerika Serikat juga kehilangan sebuah pesawat A-10 Thunderbolt II dan kemungkinan beberapa drone MQ-9 Reaper, sementara dua helikopter penyelamat HH-60 rusak dalam serangan tersebut.
Biaya keseluruhan operasi masih menjadi bahan perdebatan, tetapi banyak analis dan pengamat militer percaya bahwa biaya sebenarnya pada akhirnya dapat melebihi US$2 miliar.
Angka tersebut memperhitungkan nilai pesawat yang hancur, pengerahan darurat, penggunaan rudal berpemandu presisi, biaya operasional aset pendukung, dan dampak strategis jangka panjang.
Hilangnya sebuah F-15E di wilayah udara Iran, yang kemudian diikuti oleh hancurnya beberapa pesawat penyelamat Amerika yang terdampar, kini menimbulkan pertanyaan serius tentang kemampuan sebenarnya dari kekuatan udara Amerika untuk bertahan hidup di lingkungan berisiko tinggi.
(DSA/Teknologi & Strategi Militer) ***