Thrivent dan Kekosongan Penasihat Keuangan di AS
ORBITINDONESIA.COM – Thrivent berencana merekrut 600 penasihat baru untuk mengimbangi kekurangan dalam industri manajemen kekayaan di AS.
Kekurangan penasihat keuangan di AS diperkirakan mencapai lebih dari 100,000 hingga 2034. Pertumbuhan rumah tangga kaya dan pensiunnya penasihat senior menjadi faktor utama di balik tren ini.
Thrivent, berbasis di Minneapolis, berupaya mengatasi kekurangan dengan merekrut lebih dari 600 penasihat pada tahun 2025. Tahun ini, sepertiga dari rekrutan baru akan menjadi 'penasihat virtual'. Ini menunjukkan pergeseran menuju layanan daring yang lebih ekonomis dan sesuai dengan preferensi generasi muda.
Pergeseran ke arah penasihat virtual menunjukkan inovasi dalam sektor keuangan. Namun, apakah ini akan cukup untuk memenuhi kebutuhan klien yang semakin banyak dan beragam? Inisiatif ini juga membuka peluang bagi penasihat muda untuk memasuki industri ini dengan cara yang lebih fleksibel.
Langkah Thrivent untuk beradaptasi dengan tren digital adalah langkah maju yang signifikan. Pertanyaannya, akankah model ini mampu menjawab tantangan kekurangan penasihat keuangan di masa depan? Hanya waktu yang dapat menjawab.