Strategi Investasi di Tengah Gejolak Pasar Global
ORBITINDONESIA.COM – Di tengah ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi harga minyak, investor diingatkan kembali pada dinamika tahun 2022 yang penuh tantangan.
Perang di Timur Tengah dan harga minyak yang melonjak memicu kekhawatiran di kalangan investor. Namun, kenaikan suku bunga yang lebih lambat dibandingkan tahun lalu memberikan secercah harapan akan dampak yang lebih minimal di pasar.
Jennifer Tozser dari Tozser Wealth Management menyarankan diversifikasi portofolio sebagai kunci menghadapi volatilitas. Dengan portofolio yang mencakup dua pertiga saham dan sisanya aset alternatif, Tozser telah mencatatkan pengembalian yang signifikan selama beberapa tahun terakhir.
Memilih saham seperti Canadian National Railway Co. dan Charles Schwab Corp. menunjukkan pendekatan strategis dalam memanfaatkan peluang jangka panjang. Sementara itu, keputusan Tozser untuk beralih dari Walmart ke Agnico Eagle Mines Ltd. menggambarkan disiplin investasi yang ketat.
Di masa ketidakpastian ini, investor dihadapkan pada pilihan sulit antara mempertahankan atau mengubah strategi mereka. Apakah langkah-langkah proaktif akan mengantarkan mereka pada hasil yang lebih baik di masa depan?
(Orbit dari berbagai sumber, 19 April 2026)