Mengurai Mitos Literasi Keuangan di Tengah Kemiskinan Amerika

ORBITINDONESIA.COM – Senator Jon Husted menyulut kontroversi dengan komentarnya tentang ketidakmampuan orang miskin dalam mengelola keuangan. Pernyataan ini mengundang kritikan keras dan membuka perdebatan mendalam mengenai literasi keuangan dan kemiskinan di Amerika.

Dalam sebuah podcast konservatif, Husted menyatakan bahwa orang miskin tidak memiliki keterampilan dasar dalam mengelola keuangan, sebuah pandangan yang mencerminkan mitos umum di masyarakat. Mitos ini sering kali mengabaikan faktor-faktor struktural seperti ketimpangan ekonomi dan diskriminasi rasial yang memperparah kemiskinan.

Penelitian menunjukkan bahwa orang berpenghasilan rendah sering kali lebih terampil dalam mengelola anggaran dibandingkan dengan orang kaya. Mereka memiliki pemahaman mendalam tentang biaya hidup sehari-hari dan menggunakan sumber daya dengan sangat efisien, bertolak belakang dengan asumsi umum yang dibuat oleh politisi seperti Husted.

Pernyataan Husted dan program literasi keuangan yang menyertainya tampak merendahkan dan tidak tepat sasaran. Fokus seharusnya beralih kepada peningkatan upah dan jaminan sosial yang lebih baik, bukan pada ceramah soal literasi keuangan yang menyesatkan.

Saatnya untuk mengubah narasi tentang kemiskinan dan literasi keuangan. Masyarakat butuh solusi nyata berupa upah layak dan jaminan sosial, bukan mitos yang terus menerus disebarkan. Apakah kita siap untuk mengubah pendekatan ini demi keadilan sosial?

(Orbit dari berbagai sumber, 21 April 2026)