Memperkuat Literasi Keuangan Mahasiswa untuk Keputusan Finansial Lebih Baik

ORBITINDONESIA.COM – Rendahnya literasi keuangan di kalangan mahasiswa dapat mengancam masa depan finansial mereka. Studi terbaru mengungkapkan bahwa 75% mahasiswa di Bolivia minim pemahaman kredit.

Di Bolivia, terutama di daerah pedesaan seperti Villa Serrano, banyak mahasiswa bergantung secara ekonomi pada keluarga mereka. Hal ini membatasi kemampuan mereka untuk mengelola keuangan secara mandiri dan efisien.

Penelitian menunjukkan bahwa 80% mahasiswa di Villa Serrano kesulitan menabung. Mereka tidak hanya kekurangan pengetahuan tentang produk keuangan, tetapi juga tidak memiliki kebiasaan finansial yang sehat. Pengembangan program pendidikan keuangan di universitas menjadi semakin mendesak.

Meski kurikulum manajemen di universitas mencakup teori ekonomi, itu tidak cukup untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan keuangan pribadi yang dibutuhkan. Ini adalah paradoks pendidikan yang harus diatasi dengan intervensi kurikuler yang tepat.

Dengan memasukkan literasi keuangan dalam kurikulum, universitas dapat membantu mahasiswa mengembangkan keterampilan penting untuk masa depan. Ini tidak hanya penting bagi kesejahteraan pribadi mereka, tetapi juga untuk kelancaran pengelolaan publik yang mereka tangani nanti. Apakah kita siap untuk membuat perubahan ini?

(Orbit dari berbagai sumber, 22 April 2026)