Menelisik Budaya Kerja China: Dari 996 Hingga 323
ORBITINDONESIA.COM – Budaya kerja China menyimpan paradoks: antara kerja keras 996 dan rehat siang panjang 323.
Budaya kerja di China sering disalahpahami oleh Barat. Fenomena 996 menjadi sorotan karena dianggap sebagai bukti kerja keras tanpa henti. Namun, kenyataannya jauh lebih beragam dan kompleks.
Budaya kerja di China tidak seragam dan tergantung sektor. Di sektor publik, '323' lebih dominan dengan jam kerja fleksibel. Sementara itu, pekerjaan palsu dan korupsi menjadi isu tersendiri. Di sektor swasta, tekanan untuk memenuhi target sering kali menyebabkan praktik kerja berlebihan.
Meski 996 mendapat perhatian, ini bukan norma. Stereotip pekerja China yang rajin justru bisa menyesatkan. Produktivitas di AS tetap empat kali lebih tinggi dibanding China. Ini menantang persepsi bahwa kerja keras selalu setara dengan produktivitas tinggi.
Budaya kerja di China mencerminkan dinamika sosial dan politik yang kompleks. Saat kebijakan berubah, cara kerja pun beradaptasi. Pertanyaannya, apakah reformasi yang lebih tahan lama dapat tercapai dalam sistem yang terus berubah?
(Orbit dari berbagai sumber, 23 April 2026)