Transformasi Pekerjaan: Era AI dan Tantangan Generasi Z

ORBITINDONESIA.COM – Setiap pekerjaan kini adalah pekerjaan AI. Clara Shih, mantan eksekutif AI di Meta dan Salesforce, melihat masa depan pasar kerja yang sepenuhnya didukung oleh AI.

Perkembangan pesat AI telah mengubah peran kerja dari sekadar alat bantu menjadi ancaman nyata bagi pekerja kerah putih. Banyak lulusan baru menghadapi tantangan besar dalam mendapatkan pekerjaan karena ancaman PHK yang terkait dengan AI dan berkurangnya lowongan kerja pemula.

Menurut laporan ZipRecruiter, banyak generasi Z yang mempertimbangkan alternatif seperti kewirausahaan, pekerjaan lepas, dan sekolah kejuruan. New Work Foundation meluncurkan alat berbasis AI untuk membantu generasi ini beradaptasi dengan pasar kerja yang didominasi AI.

Beberapa pemimpin bisnis percaya bahwa AI akan mengganggu sebagian besar tenaga kerja kerah putih, sementara yang lain percaya AI akan bekerja berdampingan dengan manusia. Namun, sentimen negatif terhadap AI di kalangan Gen Z meningkat, meskipun peran mereka penting dalam pengembangan teknologi ini.

Apakah Generasi Z akan mengadopsi AI atau tidak, masa depan kerja terus bergerak maju. Penting bagi mereka yang skeptis terhadap AI untuk terlibat dalam mengarahkan pengembangan teknologi ini ke arah yang benar. Akankah kita siap menghadapi perubahan besar ini?

(Orbit dari berbagai sumber, 28 April 2026)