Menguak Misteri Bola Emas di Kedalaman Pasifik

ORBITINDONESIA.COM – Di kedalaman 3,2 kilometer Samudra Pasifik, sebuah bola emas mengilap ditemukan menempel pada batu. Temuan ini memicu perdebatan di kalangan ahli biologi kelautan setelah dieksplorasi tim NOAA.

Eksplorasi bawah laut sering kali mengungkap misteri. Kali ini, objek menyerupai bola emas menjadi pusat perhatian. Ditemukan oleh ekspedisi Seascape Alaska 5, objek ini memunculkan berbagai spekulasi.

Ahli zoologi Allen Collins memimpin analisis menggunakan mikroskop dan tes genetik. Hasilnya, objek tersebut mengandung spirosista, sel penyengat khas Hexacorallia, yang mempersempit kemungkinan asal-usulnya.

Estefania Rodriguez dari American Museum of Natural History berpendapat bahwa jaringan tersebut adalah kutikula dari Relicanthus daphneae. Meski data genetik menunjukkan hubungan dengan anemon sejati, perdebatan taksonomi masih berlanjut.

Penemuan bola emas ini mengingatkan kita pada banyaknya misteri laut dalam yang belum terpecahkan. Akankah lebih banyak rahasia terungkap seiring perkembangan teknologi eksplorasi? (Orbit dari berbagai sumber, 1 Mei 2026)