Peningkatan Kanker Kolorektal pada Dewasa Muda: Ancaman Baru yang Mengerikan
ORBITINDONESIA.COM – Megan McNair, seorang ibu dua anak, berjuang melawan kanker kolon stadium 4 di usianya yang ke-29, membuka mata kita terhadap ancaman kanker kolorektal pada dewasa muda.
Kasus kanker kolorektal pada dewasa muda meningkat tajam, memaksa UCSF membuka klinik khusus pertama di Pantai Barat untuk menangani pasien muda. Peningkatan ini membingungkan karena kanker ini kini menjadi pembunuh utama bagi mereka yang berusia di bawah 50 tahun, melampaui kanker payudara dan paru-paru.
Data American Society of Clinical Oncology menunjukkan lonjakan kasus kanker kolorektal dari 9.8 menjadi 15.2 per 100,000 orang dalam rentang tahun 2000-2021. Penyebabnya bisa jadi pola makan, gaya hidup sedentari, obesitas, dan paparan lingkungan. Makanan ultra-proses dan kurangnya aktivitas fisik adalah faktor risiko utama.
Dokter dan peneliti berusaha memahami penyebab tren ini. Namun, satu hal jelas: kesadaran akan gejala dan deteksi dini menjadi kunci. Seperti McNair, banyak yang mengabaikan tanda-tanda awal, berpikir itu hanya masalah pencernaan biasa.
Tren peningkatan kanker kolorektal ini menuntut perhatian lebih dari kita semua. Jangan abaikan gejala, dan lakukan skrining rutin jika diperlukan. Pertanyaan besar yang harus kita jawab: bagaimana kita bisa mencegahnya agar tidak menjadi epidemi bagi generasi mendatang?
(Orbit dari berbagai sumber, 1 Mei 2026)