Lonjakan Harga Minyak Dunia dan Dampaknya pada Geopolitik Global

ORBITINDONESIA.COM – Harga minyak mentah Brent melonjak ke 119 dolar AS, menandakan tekanan geopolitik yang kian membara.

Ketegangan antara AS dan Iran memuncak, memengaruhi pasar energi global. Blokade AS dan ketidakpastian di Selat Hormuz mengancam stabilitas pasokan minyak.

Negosiasi antara AS dan Iran buntu, memicu lonjakan harga minyak. Konflik ini mengganggu jalur strategis Selat Hormuz, dilalui 20% pasokan minyak dunia.

Keputusan UEA keluar dari OPEC dan dinamika internal organisasi ini menambah kompleksitas pasar minyak. Apakah langkah ini akan membawa stabilitas atau justru sebaliknya?

Konflik ini bukan hanya tentang minyak, tetapi juga tentang dominasi geopolitik. Saat harga energi melonjak, bagaimana dunia akan bergerak menuju energi yang lebih berkelanjutan?

(Orbit dari berbagai sumber, 3 Mei 2026)